Puisi Tresna

Kumpulan Puisi Hatiku

Ragu

December25

aku ragu,

jika aku jatuh,

apa genggaman tanganmu

akan slalu ada buatku?

Karena genggamanmu

pernah mengangkatku

waktu aku terjatuh

tapi genggamanmu juga

yang kadang menjatuhkanku

sempai aku

sulit berdiri.

Yogyakarta,

221108

tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Teruntuk papa,,

December25

Adalah engkau berpeluh tanpa keluh

Langkah gontai sleimuti lapukmu

Beralaskan pekatnya butiran yang tak lagi ramah

Tak berhasrat mengundurkan diri

Berpayung terik beringin kuning keemasan

Tanpa berkesudahan

Badai lembut kerap kali menyapu jasadmu

Dalam kokohmu tiada bergeming

Dahsyat…

dan fana sementera pun seolah tunduk

Bersandarkan kerangkeng penuh kejam

Kau pacu tameng malaikat

Dilema rantai keriput seonggok mekarmu

Lebur dalam pacuan himpitan geram

Hantaman senja menggeluti masa rebahmu

Tak ayal gerogoti lepasmu

Disini mencerca,

disana terbuka bangga

Kian melambung ke awan

Justru menjurus ke alam

Memang disini rendah tak berbudi

Namun disana berpalingpun enggan

Pantaslah bila lutut tergadai

Hadapi gado-gado petuahmu…..

Yogyakarta,

kamis,

29 September ‘05

Tresna ps.

posted under Bunda | No Comments »

Sungguhkah???

December25

Kau terluka sayang??

Tuan hadir tanpa semilir

Tuan datang tiada bergeming

Secuil rasa…

Sampaikan angkuh antara kita

Tak sampai hati lantunkan benih benci

Berniat campakkan pun enggan

Sengajanya ukirkan sang mayang

Beradu buaian temaram

Disini galau tuan tak risau

Disini penat adakah tuan beranjak…???

Mengapa nian tuan ulurkan

Bila tuan hendak tinggalkan

Mohonkanlah hentikan…!!!

Tiadakah tertahankan ??

walau sesaat…

Sesaat saja, tiada niat berlama

Apa..!?

Tuan harapkanku berlutut

Sejauh itukah..!!??

Tenanglah ku berlaku..

Bila itu kepuasanmu,

”Selebihnya”

Karangsirna,

Desember ‘04

Tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Sesaat, berlalu

December25

Kebencianku tentang jarak

Kebencianku tentang waktu

Kebencianku tentang air mata,

sesaat,

sekejap,

Tiba di sudut mata

Mengusik lelapnya imajinasi

Sibak aku

Sibak engkau

Hanyutkan kita ke lorong gelap

Jika kau gundah dimana aku??

Tengoklah mimpimu sayang

Aku hendak risau dimana engaku??

Kau tinggal di hatiku

Diam dan tetap seperti itu

Waktu berikrar, kita tersadar

Hanya ada berkisah

Di hadap

Di lampau

Indah tercium embun.

Yogyakarta,

07 Januari ‘08

tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Sekedar Label

December25

Hidup dipenuhi basa basi

Bermanis tutur berbuah air mata

Manakala kata cinta tak berasal dari cinta

Karena semua yang terkata

Sekedar rekayasa pikiran tak berakar dari nurani

Dimana ucap

dan laku tak lagi selaras

Sekedar menjaga citra diri

dan perasaan dia

Bibir berkata cinta

Hanya label dibalik kemunafikan

Bermakna jangan berharap banyak

Hingga tiba saat

Mengisi hari dengan format cerita

Hingar bingar tapi kesepian

Terbahak dalam rintih

Naifnya kerinduan akan masa nista terlintas

Masa dimana simpul terikat mati

Imbuhnya, aku rindu…

Yogyakarta,

September ‘05

Tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Secercah Rindu

December25

Laut rindu gelombang

Riak airnya haus benturan

Gemercik parau melantun

Mendekam kelam

Kala malam selimutkan gulita

Harapku tetap mengunggu

Mata air sabarpun menitik kikis batu-batu angkuh

Melawan arus deras petuah

Menghempas mahkota hati di buritan

Tapi biduk kan kulabuhkan

Di dermaga pantai berhiaskan gemulai

Terkadang ingin sendiri melintasi awan sepi

Meski tubuh gontai

Bersama angin belas kasih

Hingga bulan susut

Menghujamkan pucat cahayanya

Meratap sunyi dalam puisi kelu

Rasaku akankah lunas

Di kuncup-kuncup penantian

Sepanjang usia jaman

Bahkan lebih lama mungkin

Bagai mentari tak temukan fajar

Renta dan mata rabun mengekor

Hanya harap kian pekat…

Yogyakarta,

19 pebruari

09.32 PM

Tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Sandaran

December25

Pastikan cintamu hanya hatiku

Kupastikan hatiku untuk cintamu

Biarkan berpijak

Di luasanya lautan kasih sayang

Maski selalu terpendam

Selalu terpendam

Setubuhi sukma lara

Dengan sepoinya angin kerinduan

Jagalah senantiasa

Semua rasa yang kian mengakar

Kokoh menggenggam perlahan

Hembuskan tentram

Menjalar penuhi angan

Usik pedih yang berlebih

Kuras derita yang membahana

Bertebarkan aroma duka

Dengan pelan membalut hingga larut

Tetaplah berjaga

Saat kupalingkan muka

Jangan bosan berdiri

Kala ku berlari menepi

Karena engkaulah sandaran jiwa

Yogyakarta,

19 pebruari ‘06

Tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Putih, merah tua

December25

Kelakar setia hadir

Koyak bungkam dalam diam

Terjangkau sedu

Melilit rupa terjerumus

Kuat tercongkel lekat

Paruh bersekat parau

Bumbui riak desah

Kikuk rangkul nyala

Cedera lubuk tersentuh

Menggeliat di balkon kuyu

Payah berkelana

Putih, merah tuapun ada.

Yogyakarta,

01 september ‘06

di tengah keributan PIJAR

tresna ps.

posted under Alam | No Comments »

Musnah!!

December25

Meringis bila hati teriris

Memekik bila kekasih mencekik

Tercabik pelik

terkoyak telak

Tak bernyawakah ia..??

Tak berbudikah ia..??

Teganya menyayat sesat

Gundahnya sang dara jelita

Memelas sekilas

terjerumus sejurus

Tersesat sesaat

terabaikan kian

Mengguris sadis bidadari suci

Di persinggahan abadi yang kian musnah susah

Tersentaklah…

sontak sang bidadari berlari…..

Dengan hati penuh benci…

Membawa raga terdera luka…

Lusuh,

kaku..

kaku..

kaku kelu…

Sedikitpun

Tanpa berpaling muka

Seabadinya cerca!!

Desember ‘04

Tresna ps.

posted under Cinta | No Comments »

Mohonku

December25

Izinkan ku berlinang sejenak

Bersama pengejawantahan sukmaku

Tuk raih pengampunan -Mu

Utuslah malaikat-Mu

penuhi tebaran hawa

kedamaian…

Tuk turun taburkan rahmat-Mu

Setubuhilah jiwa kotor ini

Dengan semburat suci maaf-Mu

Bubuhkanlah benih iman berakar ketaqwaan

Biarkan telusuri raga hina

Menelusup…

terpendamnya lara terdahulu

Kegetiran pelik yang menelisik belantara maya…

Sirna terasa

bila Kau

Semayami aliran darahku senantiasa

mohonku !!!

Takkan terhentikan

pintaku !!!

Takkan kulemparkan

Wahai Kekasih Sejatiku

Ridhoi langkah kefanaanku

Sampai porsiku lepas…..

Karangsirna-Yogyakarta

(dalam perjalanan)

Januari ‘05

Tresna ps.

posted under Tuhan | No Comments »
« Older EntriesNewer Entries »