December25
Semalam angin menyapaku,
“maaf sayang, malam ini aku tak bisa menyejukkanmu”
Aku tanya kenapa??
apa kau tak melihat,
kegelisahanku berselimutkan peluh??
“tak ada jawaban dari angin”
dan aku pun berbaring,
meleleh,,
tanpa makna.
Yogyakarta,
171108
tresna ps.
December25
Kelakar setia hadir
Koyak bungkam dalam diam
Terjangkau sedu
Melilit rupa terjerumus
Kuat tercongkel lekat
Paruh bersekat parau
Bumbui riak desah
Kikuk rangkul nyala
Cedera lubuk tersentuh
Menggeliat di balkon kuyu
Payah berkelana
Putih, merah tuapun ada.
Yogyakarta,
01 september ‘06
di tengah keributan PIJAR
tresna ps.
December25
Semburat jingga di senja sore
Katupkan kelopak bersama pancarannya
Kala dua anak manusia mengerang
Gerampun kian terhapuskan
Sayatan ternganga terendap ke dasar
Tunduk di biduk lembut
Siangi benalu di buritan sukma
Hambat ganas rambatannya
Bersimpuh,
taruhkan sederet roh maya
Kerubuti jalaran yang kian menghitam legam
Mengais syahdu tebar kemolekan
Bertualang merogoh sentuh keluh
Goncangan badai teredam perlahan
Usung tandu bergegas mengkilat
Menggebu…
Menyeru…
Menyemu…
Tertelan pitam berhiaskan kunang-kunang
Kayuh esok,
panjat lusa,
Semburkan aneka canda dihinggapi noda
Tetap seperti biasa.
Yogyakarta,
23 Februari ‘05
10.46 PM
tresna ps.