Cinta yang Entah
Entah pada detik ke berapa
namamu terus tereja di dada
tak tahu dari hela nafas yang mana
engahku selalu sesak akan dirimu.
Tak sekalipun kuhitung
embun mata yang meluruh di pipiku
langit mataku kerap bersimbah
saat ragaku terpisah jarak akanmu.
Persendianku gemetar,
jantungku berpacu kencang
tersenyum simpul tiap memikirkan tingkahmu
yang kerap mengundang gelak tawa.
Hari-hariku bahagia
lukapun sirna seketika
inikah ‘cinta’?? bahkan demi menafsirkannya
mulutku terkatup seakan kehabisan kata
dan entahlah kata apa yang pantas
lukis rasa yang begitu menggebu.
Jatuh cintakah aku??
bahkan sesering apapun aku melihatmu
sedikitpun tak luntur rasa rindu
kekasih, ini untukmu.
Yogyakarta, 12 Maret 2011
tresna.